Muba Ramadhan 2022

Bantai Seorang Mahasiswa Hingga Tewas, Dua Dari Lima Orang Pelaku Langsung Ditangkap

231

MUBA, Liputansumatera.com – Polsek Tungkal Jaya Polres Musi Banyuasin (Muba) berhasil menangkap dua dari lima orang pelaku pengeroyokan Febrianton (24) seorang mahasiswa yang merupakan warga Dusun II Desa Sinar Harapan Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hingga meninggal dunia.

Insiden ini terjadi dihalaman rumah korban Febrianton di Dusun II Desa Sinar Harpan Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Muba, sekira Sabtu, (16/10/21) Pukul 02.00 WIB. 

Kapolres Musi banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIK MSi melalui Kapolsek Tungkal Jaya Iptu Nirwan Haryadi SH mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berkat kerjasama Team Penyengat Tuja yang langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Tidak sampai tiga jam, satu pelaku atas nama Aji Bambang (25) terlebih dahulu kita tangkap dan malam kemaren pelaku utama menyerahkan diri ke mapolsek kita,” jelas Nirwan.

Pengungkapan kasus ini menurutnya tidak membutuhkan waktu lama. Kanit Reskrim Aipda Aprianto SH, Kanit Intel Aipda Agus Riyanto, Kanit Shabara Bripka Fatoni Beserta Tim Penyengat Tuja Unit Reskrim Polsek Tungkal Jaya langsung bergerak menyisir wilayah Tungkal Jaya.

Alhasil, saat dalam perjalanan dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Tungkal Jaya Aipda Aprianto SH mendapatkan informasi dari warga tentang keberadaan salah satu pelaku, Tim langsung menuju salah satu rumah warga, dimana pelaku Aji Bambang bersembunyi.

“Menurut pengakuan Aji, dirinya beserta tiga rekanya yang DPO hanya ikut memukul, sedangkan satu pelaku yang menyerahkan diri atas nama Radit Raymundu (25) yang membacok korban hingga meninggal dunia,” jelas Kanit Reskrim Tungkal Jaya Aipda Aprianto SH Alias Bang Igo.

Diceritakannya, kejadian berawal Jum’at (15/10/2021) sekira pukul 22.00 WIB, korban Febrianton (24) seorang mahasiswa yang merupakan warga Dusun 2 Desa Sinar Harapan Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Muba ini memboceng seorang cewek yang diduga pacar pelaku Radit untuk mengajak makan bersama, sontak pelaku radit yang melihat langsung memberhentikan dijalan raya dan terjadilah keributan.

Selang beberapa waktu, korban dan teman perempuannya pulang kerumah masing – masin. Tak lama kemudian pelaku Radit bersama empat temanya mendatangi kediaman korban dengan membawa senjata tajam jenis pedang dan kayu, melakukan penganiayaan kepada korban hingga tewas dengan kondisi luka parah.

Korban mengalami luka robek di bagian dada hingga menembus paru – paru dan jantung, telapak tangan sebelah kiri terbelah hingga sebagian jari jempol putus, luka robek lengan sebelah kiri bagian atas, luka memar di leher bagian kiri dan kanan, luka robek di bagian pinggang kiri atas dan luka robek di bagian siku tangan kiri.

“Tiga pelaku yang turut serta masih melarikan diri (DPO). Saya menghimbau agar segera menyerahkan diri, sebelum kami bertindak tegas,” Imbuhnya. 

Pelaku dijerat dengan Primer Pasal 340, subsider pasal 338 lebih subsider Pasal 170, ayat (2) ke -3 KUHPidana. (Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.