Muba HUT RI

Harga Gas 3kg Melambung, Rakyat Miskin Menjerit

96

MUBA, Liputansumatera.com – Permasalahan sosial kerap kali terjadi, lagi-lagi masyarakat miskin yang menjadi konsumsi publik. Diketahui di Desa Mulyo Rejo B4 RT 01 RW 03 Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terjadi adanya lonjakan harga Gas melon 3 kg.

Harga Liquified Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kg di Desa Mulyo Rejo dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dengan harga bervariasi mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 26 ribu per tabung.

Melambungnya harga gas melon 3kg, diduga adanya permainan pangkalan dengan “Aji Mumpung” untuk meraup keutungan yang besar tanpa memikirkan hak masyarakat miskin dari program subsidi yang dikucurkan pemerintah.

Masarakat Desa Mulyo Rejo mengharapkan, instansi terkait turun ke lokasi untuk monitoring atau melakukan sidak ke pangkalan “nakal” yang dikeluhkan masyarakat.

“Terkait Agen PT Pancaroba Pagun Gas untuk wilayah Srigunung, Mulyo Rejo. Kami menemukan harga jual barang subsidi itu jauh di atas HET yang ditetapkan Pemerintah Daerah tentang penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram Untuk Keperluan Rumah Tangga dan Usaha Mikro, sesuai yang terpampang dalam plang pangkalan masing masing,” Jelas Mutifah (38) warga setempat, kemarin.

Menurutnya, berdasarkan HET pangkalan Rp 18.000 per tabung. Akan tetapi sejumlah pangkalan yang berada di wilayah regional dimaksud, menaikkan harga Rp 25 ribu hingga Rp 26 ribu. Meski tidak semua warga membeli dari Pangkalan, sehingga harga per tabung bisa mencapai Rp 25 ribu hingga Rp 28 ribu.

Terpisah, berdasarkan pengakuan salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, jika Gas 3 kg diwilayahnya sudah cukup pasokan kuotanya, namun peredaran atau penjualan gas 3kg ini sangat sulit dipantau. “Jika telah sampai pada pengecer, kita sulit mengetahui siapa yang membeli, orang miskin atau orang yang mampu,“ ucapnya.

Dirinya meminta, agar tim segera turun ke lokasi dan menindak tegas bagi pangkalan nakal yang melanggar ketentuan, “kalau perlu pangkalan tersebut di cabut di pindahkan kepada orang yang mau menaati aturan,” harapnya.

Terpisah, pemilik pangkalan dibawah naungan Agen PT Pancaroba Pagun Gas, Adam Widodo yang beralamat di RT 01 RW 03 Desa Mulyo Rejo Kecamatan Sungai Lilin menjelaskan, pihaknya menjual gas kepada pengecer dan warga dengan harga yang normal yakni sebesar Rp 20.000. (Soe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.