Muba Apriyadi
Banyuasin

SMA Negeri 1 Betung Gelar MPLS

# Tumbuhkan perilaku positif serta wujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong

201

BANYUASIN, Liputansumatera.com -​ Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah​ atau​ MPLS​ memberikan kesempatan kepada siswa untuk memahami lingkungan​ sekolah​ yang baru.

Pelaksanaan​ MPLS​ dilakukan dengan kegiatan edukatif dan kreatif, agar siswa merasa nyaman dengan lingkungan baru di masa transisi dari tingkat menengah pertama ke menengah atas.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Betung Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, Media Harja Spd MPd melalui Wakil Kesiswaan Urusan Sarpras Jajang Ali SPd bersama Wakil Kesiswaan Urusan Humas Apandi SPd mengatakan, MPLS adalah masa pengenalan masuk sekolah siswa kelas 10. Saat ini tidak lagi melakukan orientasi sekolah namun​ kegiatannya lebih mengenal terhadap lingkungan sekolah, tata krama, sopan santun, mengenal Pancasila dan Nasionalisme.

Adapun Jumlah siswa kelas 10 SMA Negeri 1 Betung sebanyak 252, terdiri dari perempuan sebanyak 236 siswa perempuan dan sebanyak 116 siswa laki – laki.

“Hari ini terakhir kita gelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah kepada anak-anak kelas 10, dan mulai senin (18/7/2022) mereka sudah mulai belajar aktif,” jelas Apandi, (16/7/2022).

Kegiatan MPLS di SMA Negeri 1 Betung Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin
Kegiatan MPLS di SMA Negeri 1 Betung Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin

Bripka Gandhi Pranata selaku Nara sumber dari Polsek Betung mengatakan, dirinya diminta oleh pihak sekolah untuk menyampaikan materi pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Mewakili Kapolsek Betung, dirinya menyampaikan materi sekaligus memberikan himbauan agar siswa/siswi khususnya di SMA Negeri 1 Betung terhindar dari kenakalan remaja, disiplin, ​ sopan santun dan juga tidak menggunakan narkoba.

Sementara, NM Charles selaku nara sumber materi jurnalistik, dalam kesempatan itu menjelaskan dan mengenalkan dasar – dasar jurnalistik, kodek etik jurnalistik, UU Nomor 40 tentang Pers.

“Saya diminta untuk mengisi materi dasar – dasar jurnalistik, oleh karena itu kita berharap agar kegiatan ini dapat membentuk​ sebuah​ wadah​ potensi​ bakat​ dan​ minat​​ dalam​ bidang​ jurnalistik, menuju​ siswa​ siswi yang​ kritis​ dan​ berintelektual, mengembangkan​ kemampuan​ dalam​ berpikir​ kritis,” jelasnya. 

Selain itu, Dewan Penasihat PWI Muba periode 2019-2022 dan Wakil Ketua SMSI Kabupaten Banyuasin  ini juga mengingatkan kepada ratusan siswa / siswi kelas 10 untuk berhati – hati dalam menggunakan media sosial.

“Berhati – hatilah dalam meng-upload dan meng-share sesuatu di medsos, jangan sampai terjerat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum,” pungkasnya. (sur/red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.