Liputansumatera.com
Tegas dan Lugas
muba sejahtera
Banyuasin

Sumur Minyak Ilegal Diduga Yang Mencemari Sungai Parung Kini Terbakar

71

MUBA, LS –  Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tak hanya dikenal dengan kawasan konservasi, kekayaan budaya, perkebunan dan sumber daya alam seperti migas.

Kali ini, Kabupaten Muba sontak viral akibat sering terjadinya insiden kebakaran dan pencemaran lingkungan, dampak dari aktivitas penambangan minyak yang dilakukan secara ilegal dengan mengeksplorasi dan mengolah minyak dari sumur tua maupun membuat sumur baru tanpa izin atau yang sering dikenal dengan ilegal Drilling.

Beberapa waktu lalu sempat viral dibeberapa video yang beredar, telah terjadi “meluingnya” sumur minyak di salah satu titik lokasi yang berada di Dusun Parung Desa Srigunung Kecamatan Sungai Lilin, yang mengakibatkan tercemarnya Sungai Parung, pada Sabtu (23/6/2024) lalu.

Kali ini beredar kembali video terjadinya kebakaran hebat, diduga berasal dari sumur minyak yang meluing tersebut, pada Jumat (29/6/2924) sekira pukul 15.39 Wib. Bahkan, apa yang menjadi penyebabnya, dalam video tersebut apipun menyambar sungai disekitar sumber api.

“Laju galek sampai keujungan bor ujung”, ujar salah satu warga yang dalam video rekaman tersebut.

“Kalo minyak telah yang hak meluing”, imbuh warga lainnya.

“La masuk kesungai, itu titik lokasi kebakaranye,” imbuh warga pertama.

“Itu boran ye dak”, timpal temannya.

“Ao yang api besok tu boranye ha ha,” jelas warga pertama.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, belum diketahui secara pasti penyebab terbakarnya sumur minyak ilegal tersebut. Namun akibat dari kebakaran hebat itu, sejumlah warga yang berada dilokasi tunggang langgang berlarian menyelamatkan diri masing masing dari kobaran api.

Hal ini tentunya tak dapat dibiarkan berlarut larut, bahaya akibat dampak aktivitas ilegal Drilling tersebut bukan hanya berakibat korban nyawa, material, bahkan berdampak merusak lingkungan dan ekosisten yang ada.

Sementara, Kapolsek Sungai Lilin Iptu Moga Gumilang STrK SIK saat dikonfirmasi Via WhatsApp, terkait insiden tersebut meminta waktu karena pihaknya sedang cek Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Ok siap bang, mohon waktu anggota kita masih cek ke lokasi 🙏,” jelasnya dalam pesan singkat WhatsApp. (sur)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.